10 PEMBELIAN TERBURUK MANCHESTER UNITED DI JAMAN SIR ALEX FERGUSON

Mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson sering diidentikkan dengan kehebatannya dalam meracik strategi permainan dan mengolah pemain. Penguasaannya dalam membaca permainan dan menempatkan posisi pemain dengan tepat adalah ciri khasnya.

Ia dikenal sebagai sosok pelatih yang tegas dan sering dipercaya oleh klub Setan Metan untuk membeli sejumlah pemain berbakat bila diperlukan. Sejauh ini kita sering melihat Sir Alex Ferguson berhasil membeli sejumlah pemain berbakat untuk masuk ke dalam skuad intinya seperti Eric Cantona, Cristiano Ronaldo, Van Nistelrooy, Robin Van Persie dan masih banyak lagi.

Tetapi ternyata pelatih sekaliber Sir Alex Ferguson pun tak luput dari kesalahan, maklum beliau hanyalah seorang manusia biasa. Ia terbukti pernah melakukan beberapa ‘blunder’ saat membeli beberapa pemain yang diyakininya mampu menampilkan kemampuan terbaiknya bagi klub Setan Merah.

Bahkan bicara kasarnya, beberapa pemain ini terbilang ‘jauh’ dari harapan. Dan inilah 10 pembelian terburuk klub Manchester United di jaman Sir Alex Ferguson, diantaranya adalah :

– 1. Bebe, senilai £ 7,4 juta dari Vitoria de Guimaraes

Faktanya Sir Alex sebelumnya tidak pernah melihat aksi kemampuan Bebe diatas lapangan saat mendaratkannya ke Old Trafford. Sir Alex hanya ingin ‘mengamankan’ tanda tangan Bebe dari pesaing raksasa La Liga, Real Madrid yang jatuh hati kepadanya. Bebe sendiri tampak tidak percaya saat disodorkan pena dan kertas kontrak MU, “Saya pikir klub Manchester United bercanda”, tuturnya setelah menandatangani kontraknya.

Ironisnya, Bebe hanya tampil sebanyak 7 kali selama berseragam MU dan setiap ia diturunkan ke dalam pertandingan, ia kemudian ditarik keluar lagi. Pemain Portugal tersebut akhirnya dijual ke Benfica dan aksi ini sekaligus mengakhiri salah satu episode paling teraneh dalam sejarah transfer Manchester United.

– 2. Massimo Taibi, senilai £ 4,5 juta dari Venezia

Sir Alex berharap bahwa Taibi dapat menggantikan sosok kiper nomor 1 MU, Peter Schmeichel di bawah mistar gawang. Namun ternyata, penampilannya jauh dari yang diharapkan Sir Alex. Rekor 12 kali kebobolan dalam 4 laga merupakan bukti yang kuat bahwa dirinya bukanlah sosok pengganti yang baik. Saat melakoni laga melawan Chelsea, gawangnya kebobolan selama 5 kali dan kejadian tersebut merupakan salah satu aksi blunder terburuk sepanjang karir MU.

– 3. William Prunier, pinjaman dari Bordeaux

Kemampuannya sebagai pesepakbola merupakan mimpi buruk Sir Alex dan sejarah Premier League. Setelah bergabung dengan MU atas dasar pinjaman, pemain Perancis tersebut diharapkan mampu berduet dengan Eric Cantona di lini depan. Setelah memulai debut pertamanya yang terbilang lumayan saat melawan QPR, karirnya harus berakhir setelah MU ditaklukkan Tottenham dengan skor telak 4-0. Sir Alex tidak menawarkan Prunier kesepakatan permanen untuk masuk ke dalam skuad intinya dan ia akhirnya kembali ke Perancis.

– 4. Dong Fangzhou, senilai £ 3,5 juta dari Dalian Shide

Mendatangkan pemain Cina yang bernama Dong Fangzhou untuk melakoni laga sengit di tanah Inggris nampaknya seperti mengaktifkan bom bunuh diri. Karena tidak mendapatkan ijin kerja, Fangzhou harus dipinjamkan ke Royal Antwerp di Belgia guna mendapatkan pengalaman pertamanya.

Selama 2 musim pertamanya tampil dengan Antwerp, hasilnya terbilang mengecewakan kemudian ia menyelesaikan musim ketiga dan keempat dengan Antwerp sebagai top-scorer terbanyak di Divisi II Belgia dengan menorehkan total 18 gol termasuk 2 hattrick. Sayangnya, rekor tersebut tidak mampu ia torehkan kembali saat membela MU dan bisa ditebak, kontraknya diputus lalu ia kembali lagi ke klub Dalian Shide.

– 5. Ralph Milne, senilai £ 170.000 dari Bristol City

Ralph Milne melihat karirnya akan sukses disaat ia menempatkan pena diatas secarik kertas kontrak MU. Sir Alex dengan tegas dan secara yakin mengungkapkan bahwa karir Milne akan bersinar dibawah asuhannya. Ternyata keyakinan SAF harus pupus di tengah jalan. Setelah dipinjam ke West Ham United, Milne kemudian mengakhiri karirnya di klub sepakbola Hong Kong, Sing Tao Sports Club.

– 6. Gabriel Obertan, senilai £ 3 juta dari Bordeaux

Obertan berhasil mendarat di Inggris sebagai pemain muda berbakat yang hanya tinggal menunggu waktu untuk dipoles guna menjadi pesepakbola terbaik di dunia. Saat mengisi posisi sayap di beberapa laga, ia mampu mengkombinasikan kemampuannya dengan sempurna. Namun sayang, pemain Prancis ini tidak memiliki bakat untuk sukses di Old Trafford. Setelah 2 tahun mengalami sejumlah tekanan yang sangat besar, ia hanya melakoni 14 laga untuk klub MU sebelum dijual ke Newcastle United dengan nilai transfer yang tidak disebutkan.

– 7. Kleberson, senilai £ 6,5 juta dari Atletico Paranaense

Pertunjukkan ciamik yang ditampilkan Kleberson saat membela Brazil di ajang FIFA Piala Dunia tahun 2002 silam membuat Sir Alex Ferguson jatuh hati kepadanya. Sosok yang dilatih Luiz Filipe Scolari ini tidak hanya membuat Sir Alex jatuh hati saja, namun sejumlah klub besar sekaliber Barcelona dan AC Milan juga sangat membutuhkan jasanya.

 border=

Namun akhirnya klub Inggris, Setan Merah mampu mendaratkan dia ke Olf Trafford setelah bersaing ketat di jendela bursa transfer musim panas 2003. Ia diharapkan mampu tampil semaksimal mungkin bersama bintang muda Cristiano Ronaldo untuk menggedor pertahanan lawan, namun ternyata hal itu tidak pernah terwujud. Gelandang ini hanya mempu tampil di 20 laga untuk MU sebelum dijual ke klub sepakbola Turki, Besiktas.

– 8. Jordi Cruyff, senilai £ 1,4 juta dari Barcelona

Jordi Cruyff adalah perwujudan hidup dari kutipan terkenal Inggris “Sebuah nama yang mungkin akan membuat anda kagum, namun jikalau tidak berbakat maka anda tidak akan mendapatkan bagian itu”. Meskipun dirinya bukanlah pemain terburuk yang pernah menghiasi rumput Old Trafford, harapan yang dibebankan kepada Cruyff sangat jauh berbeda dengan kemampuan yang dimiliki ayahnya, Johan Cruyff. Setelah Cruyff tampil selama 55 laga dan menetap di Olf Trafford selama 4 tahun, ia dikirim ke Alaves salah satu klub sepakbola Spanyol.

– 9. Eric Djemba Djemba, senilai £ 3,5 juta dari Nantes

Pemain berdarah Kamerun ini digadang-gadang sebagai pengganti sosok legenda kapten MU, Roy Keane di lini tengah. Namun ternyata, Djemba-Djemba lebih dikenal sebagai sosok pengoleksi mobil daripada sosok pesepakbola. Ia gemar mengoleksi berbagai mobil mewah sejak mendarat ke Old Trafford.

Gelandang ini hanya berhasil tampil selama 20 laga di liga Premier League Inggris. Walau terbilang gagal menunjukkan peforma terbaiknya, ia tetap berada dibawah asuhan Sir Alex Ferguson selama 18 bulan sebelum dikirim ke Aston Villa. Tidak di Manchester United saja ternyata, melainkan ia pun juga merasakan nasib yang sama saat membela Aston Villa.

– 10. David Bellion, senilai £ 3 juta dari Sunderland

MU berhasil mendapatkan jasa Bellion namun ternyata keputusan tersebut menuai banyak kontroversi. Sir Alex Ferguson dituduh memaksa Bellion untuk bergabung ke MU saat dirinya masih terikat kontrak dengan Sunderland, dan sebagai akibatnya MU harus membayar pinalti sebesar £ 2 juta kepada pengadilan guna mendatangkan Bellion ke Old Trafford.

Stiker asal Prancis ini diharapkan mampu untuk menunjukkan peforma terbaiknya di lini depan MU dan ia kerap diduetkan dengan Ruud Van Nistelrooy. Sayangnya, ia hanya berhasil membukukan 4 gol dari 24 penampilan bagi MU dan akhirnya ia dijual ke Nice, klub sepakbola Perancis.